Prabowo Subianto adalah Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2019-2024. Pria kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 ini adalah anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Soemitro Djojohadikoesoemo dan Dora Marie Sigar.

Prabowo berasal dari salah satu keluarga terpandang di Indonesia. Ayahnya adalah seorang politisi Partai Sosialis Indonesia sekalian pendiri dan situs slot gacor terbaru dekan pertama Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Soemitro juga menduduki jabatan sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian periode 1950-1951, Menteri Keuangan periode 1952-1953 dan 1955-1956, Menteri Perdagangan periode 1968-1973, dan Menteri Riset periode 1973-1978. Meskipun, ibunya adalah seorang perawat bedah dan pemain bridge.

Prabowo juga cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusomo yang adalah Ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara Indonesia (DPAS) pertama dan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI). Keluarga Djojohadikusumo adalah keturunan dari Raden Tumenggung Kertanegara, seorang panglima laskar Pangeran Diponegoro.

Prabowo menghabiskan masa kecil di luar negeri karena ayahnya membangkang kepemimpinan Presiden Soekarno. Prabowo mencapai pendidikan sekolah dasar di Hong Kong.

Berikutnya, dia mencapai pendidikan sekolah menengah pertama di Victoria Institution Kuala Lumpur, Malaysia pada 1962-1963 dan Zurich International School di Zurich, Swiss pada 1963-1964. Prabowo lulus sekolah menengah atas di The American School London, Inggris pada 1969.

Terinspirasi dari pamannya, Soebianto Djojohadikusomo, seorang perwira Tentara Keamanan Rakyat (sekarang TNI) yang gugur di perang Lengkong pada 25 Januari 1946, Prabowo memastikan untuk menjadi seorang tentara. Ia mencapai pendidikan militernya di Akademi Angkatan Bersenjata atau Akabri (sekarang bernama Akademi Militer) pada 1970. Dikala itu, Prabowo satu angkatan bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Wirahadikusumah serta Ryamizard Ryacudu.

Meskipun satu angkatan dengan SBY, tapi mereka tidak lulus dalam tahun berbarengan. SBY lulus pada 1973, meski Prabowo menuntaskan pendidikan militernya setahun setelahnya.

Hal tersebut disebabkan Prabowo menerima sanksi satu tahun pendidikan tambahan atas perbuatan indispliner karena kabur ke Jakarta untuk menghadiri acara Titiek Soeharto. Dikala itu, Akabri dipimpin oleh Jenderal Sarwo Edhie Wibowo yang adalah ayah Ani Yudhoyono, istri SBY.

Pada 1976-1985, Prabowo bertugas sebagai komandan pelton termuda di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) dengan misi penangkapan Nicolau dos Reis Lobato. Nicolau adalah pendiri dan Wakil Ketua ADST yang berubah nama menjadi Fretilin. Ia juga adalah Perdana Menteri pertama Timor Leste.

Prabowo kemudian melanjutkan pendidikan militernya The Military Freefall School, John F. Kennedy Special Warfare Center and School, Amerika Serikat dan Special Forces Officer Fort Benning, Amerika Serikat pada tahun 1981. Ia juga melanjutkan pendidikan antiteror di Grenzschutzgruppe 9, Jeman Barat.

By admin7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *